Covid-19

COVID-19

Halo semua, apa kabar? Semoga sehat selalu ya. Kali ini saya ingin membahas sedikit mengenai Covid-19. Kalian semua pasti sudah tahu bahwa saat ini dunia sedang diserang oleh virus bernama Corona. Wabah virus corona ini juga disebut pandemi karena penyakit ini menular dan dengan mudah tersebar dari manusia ke manusia di berbagai wilayah hingga ke seluruh dunia.

Awalnya virus ini diduga muncul pertama kali pada orang-orang yang telah mengunjungi salah satu pasar hewan yang berada di Cina. Pasar tersebut menjual berbagai daging hewan, mulai dari seafood, kelelawar hingga ular. Menurut penelitian awal, parah ahli menganggap virus ini dibawa oleh ular. Namun, karena ini penyakit baru, para ahli melakukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan alur penularannya. Sampai saat ini menurut data terbaru ada pula dugaan bahwa virus ini pertama kali berasal dari kelelawar. Infeksi ini diduga ditularkan dari hewan liar kepada manusia. Maka dari itu, dugaan awal penyebaran penyakit ini terjadi pada orang-orang yang telah mengunjungi pasar hewan liar di kota Wuhan, Cina.

Seperti yang kita ketahui, virus ini bisa dengan mudah menular antar-manusia melalui:     

  • Tetesan cairan yang berasal dari batuk dan bersin (droplets).
  • Kontak pribadi seperti berjabat tangan atau menyentuh penderita.
  • Menyentuh benda dengan partikel virus pada permukaanya, lalu langsung menyentuh mata, hidung atau mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

Gejala yang bisa timbul seperti demam, batuk, pilek, sesak napas, mual, muntah, atau pun diare. Namun, menurut WHO, gejala atau tanda-tanda utama infeksinya adalah demam (suhu badan tinggi), batuk, dan napas pendek (sesak). Para ahli meyakini bahwa gejala infeksi virus ini bisa muncul 2 sampai 14 hari sejak infeksi pertama kali terjadi. Masa antara awal infeksi dengan munculnya gejala dinamakan masa inkubasi. Pada masa inkubasi ini, virus sudah bisa menular. Meskipun demikian, gejala yang muncul bisa jadi lebih parah jika memiliki kondisi yang meliputi:

  •         Sesak napas.
  •         Nyeri secara terus-menerus atau dada terasa seperti tertekan.
  •         Letih lesu dan merasa kebingungan.
  •         Bibir dan wajah yang membiru.

Nah, sekarang saya ingin membahas perbedaan dari Covid-19, SARS, dan MERS

Covid-19, SARS, dan MERS merupakan penyakit yang menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan. SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) pertama kali mewabah di Cina pada tahun 2002, sedangkan MERS (Middle East Respiratory Syndrome) pertama kali muncul di Timur Tengah pada tahun 2012. Lalu, pada akhir tahun 2019 muncul penyakit baru di Cina yang dinamakan Covid-19 (Coronavirus Disease 2019).

Perbedaan Covid-19 dengan SARS dan MERS berdasarkan masa inkubasi

Inkubasi adalah rentang waktu antara terjadinya infeksi dan munculnya gejala. Meskipun virus penyebab COVID-19, SARS, dan MERS berasal dari keluarga virus yang sama, yaitu coronavirus, ketiga penyakit ini memiliki masa inkubasi yang berbeda. Masa inkubasi penyakit MERS adalah 2–14 hari (rata-rata 5 hari), dan masa inkubasi penyakit SARS adalah 1–14 hari (rata-rata 4-5 hari). Sementara masa inkubasi COVID-19 adalah 1–14 hari, dengan rata-rata 5 hari.

Perbedaan Covid-19 dengan SARS dan MERS berdasarkan gejala dan penyebarannya

Gejala umum SARS:             Gejala umum MERS:                     Gejala umum Covid-19:

- Demam                                - Demam                                          - Demam

- Menggigil                            - Batuk                                             - Batuk

- Batuk kering                        - Diare                                             - Letih lesu

- Sakit di bagian dada          - Gangguan pernapasan akut    - Sakit kepala

                                                                                            - Hemoptisis

Penyebaran coronavirus dari hewan ke manusia sebenarnya sangat jarang, tapi hal inilah yang terjadi pada COVID-19, SARS, dan MERS. Manusia dapat tertular coronavirus lewat kontak langsung dengan hewan yang terjangkit virus ini. Cara penyebaran ini disebut transmisi zoonosis. SARS diketahui ditularkan dari kelelawar ke musang sebelum menjangkit manusia manusia, sedangkan MERS ditularkan dari kelelawar sebelum virusnya berpindah ke unta. Sementara pada COVID-19, ada dugaan bahwa hewan yang pertama kali menularkan penyakit ini ke manusia adalah kelelawar.

Lalu bagaimana cara pencegahannya?

  •     Mencuci tangan secara rutin dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer (antiseptik). 
  •     Menghindari kontak fisik dengan orang yang terkena infeksi, serta tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan menggunakan tangan yang tidak tercuci.
  •     Tutupi batuk dan bersin dengan tisu, lalu langsung buang ke tempat sampah.
  •      Gunakan masker.
  •      Menjaga imunitas tubuh.

Adapun dampak yang ditimbulkan oleh Covid-19, diantaranya:

  •     Gangguan pada kesehatan hingga menyebabkan kematian
  •     Penutupan sekolah
  •     Perekonomian menurun

Pemerintah dan masyarakat telah berupaya bersama-sama untuk menekan penyebaran virus corona ini. Sayangnya, sebagian masyarakat masih ada yang tidak mengindahkan kebijakan atau protokol kesehatan yang telah dianjurkan, sehingga kasus penyebaran Covid-19 ini terus meningkat. Mari kita putus rantai penularan Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Di sini kesadaran dan rasa tanggung jawab sangat diperlukan karena ini merupakan masalah kita bersama. Apabila kita terus mengabaikan atau meremehkan hal ini, kita sendiri yang akan kesusahan nantinya. Selain itu, jagalah imunitas tubuh dengan mengonsumsi gizi seimbang dan rajin berolahraga agar virus tidak mudah menyerang tubuh kita. Mengonsumsi vitamin juga akan membantu kita untuk tetap fit dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Mari kita bantu pekerjaan para medis dengan kita bisa menjaga kesehatan diri kita sendiri. Semangat semuaaa!!! Bersama Kita Pasti Bisa.

 

 

 

Referensi:

https://www.sehatq.com/artikel/apa-itu-virus-corona-ini-segala-hal-yang-perlu-diketahui

https://amp.kompas.com/tren/read/2020/01/30/170300465/infografik-perbedaan-virus-corona-wuhan-sars-dan-mers

 

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mental Health

BASKET